Ada Yang Beda…

Ada suasana lain yang terlihat di kota tempat tinggal saya,  dua hari yang lalu  pada saat  sore hari hingga malamnya ,  ada ribuan manusia tumplek blek,  bukan karena hiruk pikuk  menyambut hari kemerdekaan negara ini , tetapi ada nuansa religi yang terlihat dari ribuan manusia – manusia itu.

Ya ribuan orang itu tumpah ruah memadati ruangan dan halaman masjid Raya Sabilal Muhtadin, ruangan Masjid terbesar di kalimantan yang begitu luas itu ternyata tidak cukup menampung umat yang datang dari berbagai penjuru kota yang datang, hal ini bisa dilihat dari banyaknya umat yang mengikuti ritual dari halaman masjid raya , ribuan orang tersebut sedang mengikuti ritual nisfu Syaban yang memang sudah mendarah daging bagi masyarakat kota Banjarmasin dan Kalimantan selatan pada umumnya
Rangkaian ritual itu sendiri dimulai dari Shalat maghrib, lalu shalat Tobat dan dilanjutkan dengan shalat Hajat berjamaah, kemudian dirangkai dengan pembacaan surat Yasin dan ditutup dengan doa – doa memohon keselamatan dan keberkahan dari Allah SWT sampai tibanya waktu shalat Isya, bahkan ada juga yang melaksanakan ritual ini sampai tengah malam , dan dilanjutkan dengan puasa nisfu Syaban pada keesokan harinya.

Kegiatan seperti ini tidak hanya di pusatkan di masjid tersebut, tapi juga dilaksanakan di mushala dan rumah rumah warga yang ada di pelosok kota, sungguh pemandangan yang berbeda yang belum pernah aku dapati di daerah lain, di luar kalimantan selatan, dan tentu saja keadaan ini membuat jalan jalan dikota Banjarmasin pada sore sampai tibanya shalat Isya malam itu  terlihat sepi,  karena sebagian masyaraktnya terkonsentrasi di tempat tempat ibadah,  begitu juga keesokan harinya,  dimana sebagian besar masyarakatnya melaksanakan ibadah puasa Nisfu Syaban, nuansa Ramadhan sudah mulai terasa di kota ini. Warung –  warung makanan dan minuman agak sulit di jumpai,  meskipun tidak dilarang untuk buka,  namun kerena sipemilik warungpun kebanyakan sedang menjalankan ibadah puasa juga , nuansa seperti ini tidak dan belum pernah saya temui di daerah lain kecuali di sini, dan merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi saya.

Bahkan pada tahun lalupun  ritual Nisfu Syaban kebatulan bertepatan dengan tanggal 16 Agustus, yang mana biasanya tanggal tersebut merupakan hari yang ditunggu tunggu warga kota untuk menyaksikan pawai atau karnaval tahunan yang dilaksanakn menjelang hari kemerdekaan 17 agustus, namun pada malam itu  kegitan tersebut di tiadakan karena unsur Muspida dan warga kota lebih memilih dan khusyuk melaksanakan ritual ini, sepertinya hiruk pikuk dan seremonial hari kemerdekaan nyaris tak terlihat, tertutup oleh kegitan ritual itu tadi, apa lagi pada pertengahan bulan Agustus ini kita memasuki bulan Ramadhan,  lagi –  lagi sungguh perilaku yang berbeda yang masih melekat pada warga kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan kota – kota lainnya di Kalimantan Selatan, yang tidak ditemui di daerah lain.

Namun bukan berarti masyarakatnya yang merupakan bagian dari anak bangsa melupakan begitu saja moment Agustusan ini, banyak sekali kegiatan menyambut hari kemerdekaan ini, seperti halnya di tempat tempat lain, mulai dari kegiatan perlombaan, pameran pembangunan, dan panggung hiburan juga ada yang sudah dan akan dilaksanakan.

Itulah blogger,  sedikit gambaran dan suasana yang berbeda dari  kota tempat saya tinggal ,  semoga ini semua bisa memberikan yang terbaik bagi keselamatan bangsa dan negara yang kita cintai ini…amiiiiiinnn……….

15 responses to “Ada Yang Beda…

  1. aminnnn, yang jelas bulan Agustus tahun ini banyak banget maknanya … menyambut bulan suci Ramadhan, merayakan hari kemerdekaan RI yg ke-64, merayakan HUT provinsi kita yg ke-59.

  2. Sebentar lagi Ramadhan…bulan penuh berkah…mari kita berlomba-lomba untuk duluan berada di atas pohon pinang…

  3. saatnya memprbaiki diri…

  4. Selamat Datang Dikalimantan Selatan.. dimana kegiatan ini hanya dapat dijumpai

  5. bulan penuh barokah sudah di depan mata….mari kita berlomba-lomba mencari pahala dan ke ridhoanNya……saatnya mensucikan diri kembali menjadi yang fitrah….

  6. Om, sempat aja pian lah meambil fotonya.. dasar hebat pian neh.. hehehe…

  7. waduh.. kemarin itu saia malah ketiduran…
    memang kacau …

  8. Nah itu…..makanya auk bingung pas bulik begawi jam 8, kenapa urang pina rami banar. Skalinya malam nisfu lah

  9. Baru tau kalau ritual nisfu sya’ban cuma di’adakan di Kalsel dan sekitarx?…memank di Jawa ngga da ritual yg kayak gitu ych om?..maklum bukan orang Jawa hehehe…

  10. Saya sakit ngga bisa puasa..! Hik…!

  11. hehehe,,, puasa, hore

    Siap – siap Wim….

  12. ente disebelah mana, bos ? 🙂

  13. malam nisfu kah…..di masjid raya….basur pakai iwak papuyu ba ubar….umaa ….hapuk banar liur…

  14. masya Allah… banyak nya umatnya lah…

    marhaban Ya Ramadhan

  15. Sekarang Ramadhan makin ramai lagi. Sampai penuh ke jalan2 😀

    Marhaban Ya Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s