Postingan baru di blog baru

Y<strong>ANG INGIN MELIHAT POSTINGAN BARU SAYA BISA KUNJUNGI http://yulianbjm.com

Ada Yang Beda…

Ada suasana lain yang terlihat di kota tempat tinggal saya,  dua hari yang lalu  pada saat  sore hari hingga malamnya ,  ada ribuan manusia tumplek blek,  bukan karena hiruk pikuk  menyambut hari kemerdekaan negara ini , tetapi ada nuansa religi yang terlihat dari ribuan manusia – manusia itu.

Ya ribuan orang itu tumpah ruah memadati ruangan dan halaman masjid Raya Sabilal Muhtadin, ruangan Masjid terbesar di kalimantan yang begitu luas itu ternyata tidak cukup menampung umat yang datang dari berbagai penjuru kota yang datang, hal ini bisa dilihat dari banyaknya umat yang mengikuti ritual dari halaman masjid raya , ribuan orang tersebut sedang mengikuti ritual nisfu Syaban yang memang sudah mendarah daging bagi masyarakat kota Banjarmasin dan Kalimantan selatan pada umumnya
Rangkaian ritual itu sendiri dimulai dari Shalat maghrib, lalu shalat Tobat dan dilanjutkan dengan shalat Hajat berjamaah, kemudian dirangkai dengan pembacaan surat Yasin dan ditutup dengan doa – doa memohon keselamatan dan keberkahan dari Allah SWT sampai tibanya waktu shalat Isya, bahkan ada juga yang melaksanakan ritual ini sampai tengah malam , dan dilanjutkan dengan puasa nisfu Syaban pada keesokan harinya.

Kegiatan seperti ini tidak hanya di pusatkan di masjid tersebut, tapi juga dilaksanakan di mushala dan rumah rumah warga yang ada di pelosok kota, sungguh pemandangan yang berbeda yang belum pernah aku dapati di daerah lain, di luar kalimantan selatan, dan tentu saja keadaan ini membuat jalan jalan dikota Banjarmasin pada sore sampai tibanya shalat Isya malam itu  terlihat sepi,  karena sebagian masyaraktnya terkonsentrasi di tempat tempat ibadah,  begitu juga keesokan harinya,  dimana sebagian besar masyarakatnya melaksanakan ibadah puasa Nisfu Syaban, nuansa Ramadhan sudah mulai terasa di kota ini. Warung –  warung makanan dan minuman agak sulit di jumpai,  meskipun tidak dilarang untuk buka,  namun kerena sipemilik warungpun kebanyakan sedang menjalankan ibadah puasa juga , nuansa seperti ini tidak dan belum pernah saya temui di daerah lain kecuali di sini, dan merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi saya.

Bahkan pada tahun lalupun  ritual Nisfu Syaban kebatulan bertepatan dengan tanggal 16 Agustus, yang mana biasanya tanggal tersebut merupakan hari yang ditunggu tunggu warga kota untuk menyaksikan pawai atau karnaval tahunan yang dilaksanakn menjelang hari kemerdekaan 17 agustus, namun pada malam itu  kegitan tersebut di tiadakan karena unsur Muspida dan warga kota lebih memilih dan khusyuk melaksanakan ritual ini, sepertinya hiruk pikuk dan seremonial hari kemerdekaan nyaris tak terlihat, tertutup oleh kegitan ritual itu tadi, apa lagi pada pertengahan bulan Agustus ini kita memasuki bulan Ramadhan,  lagi –  lagi sungguh perilaku yang berbeda yang masih melekat pada warga kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan kota – kota lainnya di Kalimantan Selatan, yang tidak ditemui di daerah lain.

Namun bukan berarti masyarakatnya yang merupakan bagian dari anak bangsa melupakan begitu saja moment Agustusan ini, banyak sekali kegiatan menyambut hari kemerdekaan ini, seperti halnya di tempat tempat lain, mulai dari kegiatan perlombaan, pameran pembangunan, dan panggung hiburan juga ada yang sudah dan akan dilaksanakan.

Itulah blogger,  sedikit gambaran dan suasana yang berbeda dari  kota tempat saya tinggal ,  semoga ini semua bisa memberikan yang terbaik bagi keselamatan bangsa dan negara yang kita cintai ini…amiiiiiinnn……….

” Angkatlah” Impian Itu…

Kemarin saya sempat baca postingan pada blog seorang teman saya yang judulnya Stop Dreaming Start Action, sayapun berpikir bahwa itu ada benarnya dan saya juga ingat ingat bahwa bulan ini adalah bulan Agustus, dimana pada bulan ini bangsa Indonesia di seluruh pelosok tanah air akan merayakan hari Kemerdekaannya, banyak kegiatan yang di laksanakan untuk memeriahkanya, ada perlombaan, pameran, hiburan dan banyak lagi kegiatan yang dilaksanakan pada bulan ini, pokoknya segala kegiatan dilaksanakan semeriah mungkin.

Lalu apa hubungannya antara Stop Dreaming Start Action dan hari kemerdekaan..? ya saya akan menarik benang merahnya antara  kalimat itu dengan semangat Agustusan. Di era kemerdekaan saat ini sangat berbeda antara yang dulu dan sekarang, kalau dulu  namanya saja yang  merdeka  namun tidak  bisa  mengemukakan pendapat atau argument, pendapat atau argumen sepertinya terkukung oleh kekuatan penguasa saat itu, namun  saat ini bangsa ini  sudah sangat – sangat bebas mengemukakan pendapat bahkan bisa dikatakan terlalu bebas, kelewat batas, hampir setiap pendapat bisa menimbulakan pendapat lain, namun apakah kita cuma bisa berpendapat, tanpa bisa mencarikan solusi ? , walaupun kita semua tahu pendapat itu sendiri adalah bagian dari  solusi.

Banyak orang suka berpendapat, namun tidak bisa melaksanakan pendapatnya itu sendiri atau lebih tepatnya cuma bisa bermimpi, ya negeri ini masih banyak disesaki oleh para pemimpi  yang cuma ingin hidup lebih nyaman tanpa aksi , tanpa tindakan yang harusnya dilakukan untuk mencapai mimpinya tersebut, walau terkadang mimpi juga bisa di jadikan sebagai sumber inspirasi dalam mencapai tujuan.

Seorang pemimpi hendaknya tahu dan memahami betul apa yang terjadi sebenarnya pada bangsa dan kehidupanya sendiri, menelaah setiap getaran,  gerakan atau kejadian,  lalu menganalisa sebab dan akibat yang timbul, kemudian  mengplikasikannya  dengan tindakan sehingga mimpinya itupun bisa terwujud.

Di era kemerdekaan sekarang ini, khususnya pada moment agutusan ini,  apa yang telah kita kontribusikan kepada negeri tercinta ini ? dengan cara apa kita mengisi kemerdekaan ini ? ya sudah barang tentu akan kita isi dengan kegiatan yang sifatnya positif lebih tepatnya bekerja dan tergantung pada bidang dan keahlianya masing- masing , bukan cuma bisa teriak … MERDEKAAAAA…!!! …MERDEKAAAAAA!!!!  atau cuma mimpi dan mimpi.

Sekelas seorang copet di pasarpun tidak akan terwujud mimpinya untuk memiliki uang banyak tanpa melakukan suatu usaha pencurian terhadap korbannya , seorang boss pabrik kecil  , tidak akan terwujud mimpinya menjadi seorang pengusaha besar, tanpa tindakan dari para pekerjanya dalam memwujudkan mimpi itu, artinya tiada hasil tanpa usaha !!! , sekecil apapun tindakan kita adalah bagian penting dalam merubah  mimpi  jadi kenyataan .

Sudah saatnya kita ” bangun ”  menghentikan mimpi, dan mulailah kita bertindak , karena tanpa tindakan, mimpi tidak akan menjadi kenyataan, jadi apa yang kita impikan pada kehidupan pribadi, berbangsa dan bernegara akan terealisasi dan bisa dinikmati .

Mari kita rayakan moment agustusan ini dengan semeriah dan se khidmat mungkin, dengan demikian kita aka merasa bahagia dan paham betul apa artinya kemerdekaan, kemerdekaan dalam mencapai sesuatu, tidak hanya menggapai mimpi tapi juga mengangkat mimpi  dengan tindakan.. maka sekali lagi kita harus… Stop Dreaming Start Action.…!!!!!

Nyeleneh Di Jalan……..

Sore itu waktu menunjukan sekitar pukul 17.00 wita, saat saya meluncur dengan sepeda motor saya menuju Banjarbaru , ya sore itu saya pulang kerja memang agak cepat dari biasanya, dikarenakan tetangga depan rumah ada yang meninggal dunia, namun di sini saya akan menceritakan tentang perjalanan saya menuju Banjarbaru.

Dengan kecepatan sedang saya pacu sepeda motor,  semula perjalanan sore itu lancar – lancar saja,  namun  di tengah perjalanan, tepatnya di daerah Gambut Kabupaten Banjar, melihat dari kaca spion, saya dikejutkan dengan  munculnya sebuah mobil dengan kecepatan tinggi dari arah belakang dan langsung menyalip sepeda motor saya, meninggalkan debu dan hempasan angin yang hampir saja membuat saya terjatuh, untung saya masih bisa mengendalikan sepeda motor, syukur tak terjadi apam- apa ,untuk sementara saya masih merasa aman.

Dengan perasaan dongkol,  sambil menyumpah dalam hati,

” Kamprettt…!!!  ini  orang bisa…nyupir gak   siiiihhh…!!!!!!

Saya melihat mobil itu memperlambat jalannya,  dengan rasa penasaran  sayapun mengejar mobil tersebut, untuk melihat  siapa pengemudinya , namun saat  sepeda motor saya sudah dekat,  justru mobil itu berusaha menghalang – halangi dengan cara berjalan zig zag ke kiri dan ke kanan, begitu seterusnya , sampai – sampai saya  hampir  kembali mengalami celaka.

Saya  sempat berpikir,  jangan – jangan yang ada di dalam mobil ini adalah teman saya yang sengaja mempermainkan saya, tapi kenapa koq keterlaluan sekali cara bercandanya,  ngebut,  zig zag di jalan raya yang sangat mungkin akan mencelakakan dirinya dan orang lain.  Akhirnya  dengan tetap dengan rasa penasaran yang tinggi dan perjuangan melawan maut ……wuuuuiiiihhhh …..di dramatisir banget…he..he…,  saya berhasil melewati mobil tersebut dan gantian saya yang berusaha menghalang – halanginya.

Setelah berhasil saya mendahului mobil tersebut, sayapun memperlambat laju sepeda motor  sambil mensejajarkan dan mendekatkan diri dengan sang si pengemudi,  akhirnya sang pengemudipun membuka separuh kaca mobilnya dan hanya memperlihatkan separuh dari wajahnya saja , ya ampun ternyata si pengemudi adalah seorang  pemuda yang sama sekali tidak saya kenal, berusia sekitar dua atau tiga puluhan , dengan mata melotot dan penuh amarah dia memandang ke arah saya , sambil berkata

” Ada apa pak..!!!!?????.”

Busyeeet..!!! pikir saya , koq dia yang marah, seharusnya saya dong yang marah sama dia,  emosi sayapun terpancing dengan sikapnya itu, gantian saya yang membentak dia …

” Heeeeiiii….( maaf ) Bangsaaatttt….!!!! bisa nyupir gaaaakkk…???!!!!! ”

” Sadar…gak ..kalau kamu itu ..hampir bikin celaka orang….????!!!!”

E…e…sang pengemudi itupun menjawab dengan enteng….

” gak…saya gak tau….dan saya gak merasa hampir mencelakakan orang..!!.”

Emosi sayapun semakin terpancing melihat sikapnya yang acuh tak acuh..dan tak lama si pemuda ( pengemudi mobil ) dengan tidak sadar, membuka penuh kaca mobilnya, sepertinya dia ingin  menantang saya untuk lebih lama lagi bertengkar di jalan,  melihat gelagat seperti itu saya pun bermaksud memberi isyarat kepada si pemuda  untuk segera menepi dan menyelaesaikannya di pinggir jalan, namun….. alangkah … terkejutnya saya saat melihat ke arah si pemuda …dengan kaca yang terbuka penuh, ada pemandangan yang tak lazim yang saya lihat, saya menyaksikan dengan mata dan kepala saya sendiri , saya melihat kepala seorang gadis berada tepat di daerah selangkangan si pemuda menghadap  bagian  resluiting  celana sang pemuda yang terlihat terbuka, entah siapa gadis itu, kekasihnya atau siapalah , saya juga tidak tahu, tapi kalau sepintas saya melihat gadis itu bukanlah seorang gadis baik-baik, itu terlihat dari posisi dia berada yang tidak pada mestinya..

Kemudian , si pemuda  dan si  gadispun sadar , terkejut dan mungkin bercampur malu, sambil memaki – maki sang pemuda  si gadis menyuruh menutup kembali kaca jendela mobil , akhirnya si pemuda  menutup kembali kaca mobilnya sambil kembali memacu mobilnya dengan kencang meninggalkan saya yang masih terbengong – bengong sendiri tak habis pikir.

” Wow..ternyata itu sebabnya sehingga laju mobil tadi tak stabil, ada aktifitas seks di dalamnya…” . Saya heran koq berani-beraninya melakukan hal itu di tengah jalan, apakah mereka tidak memikirkan  keselamatan bagi  diri meraka dan orang lain ?, mungkin ada rasa dan sensasi sendiri yang timbul saat melakukan hubungan itu….? entahlah…. saya belum pernah mencobanya ..he..he..he….

Saya jadi teringat  dengan peristiwa yang hampir mirip beberapa waktu lalu, aktifitasnya juga tetap di dalam sebuah mobil, namun yang ini di lakukan di area parkir sebuah Mall terbesar di daerah ini dan sempat di pergoki oleh petugas parkir dan satpam Mall tersebut, sehingga pelakupun melarikan diri dari kejaran petugas,  namun sial, mobil yang di pacu dengan kecepatan tinggi itu menabrak orang, sehingga si pelakupun tertangkap dan dihakimi warga setempat,  saya tak tau apakah perilaku ini ada perilaku yang menyimpang atau ada faktor lain ( trend sesaat ) yang kerap menghinggapi   sebagian masyarakat metropolitan ? lagi – lagi saya tak tahu dan tak menganalisa soal itu.

Itulah sedikit cerita dari suatu  perjalanan saya , banyak yang bisa kita lihat di jalan, termasuk perilaku menyimpang atau nyeleneh dari orang orang itu,  semoga saja kejadian itu tidak menjadi inspirasi para pembaca untuk melakukan hal yang sama .ha..ha..

006_cartoon_car_01

BEK tu SKUL..

Tak terasa liburan anak sekolah tinggal satu minggu lagi, satu minggu kedepan adalah awal tahun ajaran baru, dimana aktifitas belajar dan mengajar kembali di gelar di sekolah sekolah, tanpa kecuali anak saya. Sebagian besar pelajar dari TK hingga SLTA di negeri ini kembali berkutat dengan buku buku pelajaran baru, ya baru karena awal tahun pelajaran ini adalah tahun kenaikan tingkat atau kelas, yang tentunya akan menggunakan  buku buku baru dalam arti buku yang dipakai akan beda dengan yang dipakai pada tahun sebelumnya , sesuai dengan level dan jenjang kelasnya.

Bicara tahun ajaran baru, biasanya tak lepas dari keinginan si anak atau pelajar untuk memakai atribut serba baru, mulai dari buku, tas, sepatu, sampai pakaian seragam baru,  tak peduli walaupun seragam yang lama masih sangat layak pakai, hal itulah juga yang  di alami putri saya, apalagi sejak kepindahannya dari sekolah yang dulu dan sekarang , tidak hanya teman teman dan lingkungan yang baru yang akan ditemuinya tetapi juga seragam baru karena sekolahnya sekarang menerapkan pakaian seragam berbeda, dan sudah barang tentu saya akan membelikannya pakaian seragam yang baru.

Ada sedikit cerita yang dialami saya dan putri saya pada saat awal tahun ajaran baru dua tahun silam ,  pada saat saya mendaftaran anak saya tersebut di sekolah dasar, anak saya sulit diterima disekolah tersebut, alasannya  dikarenakan usianya yang belum mencukupi yaitu usia belum genap 6 tahun, meskipun dia sudah bisa membaca dan menulis, dan saya sengaja tidak menjelaskan sekolah mana, bukan apa apa, takut kasus yang menimpa ibu Prita juga akan menimpa saya..he..he.., pada saat itu terjadi dialog seperti ini

” Maaf… pak …anak bapak belum cukup umur,  jadi kami tidak bisa menerima anak bapak, kami hanya menerima dua kelas,  jadi kami terpaksa memprioritaskan anak yang sudah cukup umur…” … kata Kepsek sekolah tersebut.,

” atau lihat saja pengumumana besok ,…mungkin anak bapak diterima ..”  sambung sang Kepsek tadi..

Hati sayapun mulai gundah, tanpa pikir panjang, saya lalu  mendaftarkan anak saya disekolah lain,  namun masih satu komplek dengan skolah pertama tadi, tapi ternyata pernyataan pihak sekolah lain tersebutpun  tetap sama…, hati sayapun bertambah gusar….satu satunya yang dapat saya lakukan hanya menunggu  hasil pengumuman keesokan harinya , siapa tahu anak saya bisa diterima di sekolah itu..

Keesokan harinya sayapun kembali ke sekolah tersebut, dan ternyata anak saya tidak diterima disekolah sekolah tersebut,…hati ini pun semakin resah,
ditengah keresahan tersebut,  saya mendengar isyu  bahwa di sekolah tersebut ada beberapa siswa baru yang diterima dan umurnya beberapa bulan lebih muda dari anak saya diterima disekolah tersebut,  hati saya pun mulai berontak untuk mencari kebenaran berita tersebut, dan ternyata benar adanya,  saya pun kembali menemui sang kepala sekolah dan menanyakan perihal tersebut atau protes tepatnya,

” Maaf…pak saya tidak tahu menahu soal itu ,.nanti saya tanyakan dengan panitia PSB,……..” jawab sang Kepsek agak gugup

” Pokoknya bapak harus jelaskan hal ini dengan sejujur jujurnya kepada saya, kalau tidak…!!!!!  ”  Sayapun mulai mencerca dengan nada sedikit mengancam…

” Sebentar , sebentar pak , bapak bisa tunggu disini sebentar,  saya akan keruang tata usaha, nanti saya akan kembali lagi… ”   potong sang Kepsek yang semakin kelihatan sangat gugup.

Tak lama beselang sang Kepsek kembali dan berkata…

” anak bapak diterima disekolah ini, ini pak Formulir daftar ulang , segera diisi dan secepatnya dikembalikan kepada kami………”
Saya jadi kaget bercampur heran sekaligus lega mendengar ucapan sang Kepsek

” benar pak …!!!!   anak saya diterima disekolah ini ? ”   tanya saya kurang yakin dengan apa yang dikatakan sang Kepsek tadi..

“benar pak ,..benar anak bapak kami terima ….”  kata sang Kepsek mencoba meyakinkan saya..

Saya pun merasa lega,  dengan rasa heran yang masih menghantui pikiran saya,  keesokan harinya saya mendengar cerita bahwa disekolah tersebut telah terjadi praktik KKN, dan sang Kepsek sekolah tersebut takut kalau kejadian ini akan terbongkar,  sehingga anak saya pun langsung diterima, tapi saya bersyukur bahwa anak saya bisa masuk di sekolah tersebut tanpa terlibat  praktik KKN.
Begitu memperihatinkan dunia pendidikan sekarang ini, di tengah tengah iklan dan program sekolah gratis yang di canangkan pemerintah , masih saja ada pungutan pungutan liar yang di lakukan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab di sekolah sekolah,  bagaimana dengan mereka yang tak memiliki biaya, semoga hal ini jadi perhatian serius pemerintah.

Terakhir, baru kemarin saya melihat ada tulisan besar di sekolah tersebut yang berbunyi  ” PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN ”          he.. he.. he..syukur dan  semoga saja  kejadian yang menimpa saya tersebut tidak akan terulang lagi. Postingan ini berdasarkan kisah nyata yang saya alami dan saya tidak bermaksud merusak atau mencemarkan nama baik sekolah tersebut, namun karena tahun ajaran baru ini, yang mengingatkan kan saya akan kejadian itu lagi , dan saya kira gak ada salahnya kan kalau kita berbagi cerita….???

sekolah edit

BINGUNG…..

Binguuuuung..mau posting apa…….

e…e…..e … oke …kita mulai…..:

Wah sudah lama sekali sepertinya Blog ini tidak saya isi,  ini dikarenakan hal teknik di luar sepengetahuan dan kemampuan saya, entah apa yang membuat engine Blog ini yang mengijinkan saya pada hari ini untuk mengisinya, sudah hampir dua bulan lebih Dasbor di Blog ini tidak bisa saya akses,  bahkan untuk membalas komentar teman temanpun tidak bisa, entahlah apa yang terjadi dengan Blog saya ini, padehal sudah masuk login, namun menu yang ada tidak bisa di gunakan sebagaimana mestinya. Terbesit di pikiran saya untuk mengikuti jejak teman teman yang  menyewa  ” rumah baru ” , tetapi kembali saya berpikir , seperti kata teman saya yang  satu ini , buat apa menyewa “rumah ” dan mengeluarkan biaya , kalau masih ada ” rumah ” yang bisa ditumpangi secara gratis… hallaaaaaaaaah….he..he..he..  dasar perhitungan.!!

Masih untung dalam kurun waktu itu saya masih bisa berinteraksi dengan teman teman lewat  ” rumah” yang juga gratisan  ini , dan ternyata rumah yang satu ini memang lebih mengasyikan  terbukti interaksi dengan teman teman akhir akhir ini  lebih banyak terjadi di sini…he.. he…

Sebenarnya banyak ide tulisan yang akan saya tuangkan dalam Blog ini, namun, kalaupun saya muat di sini,  sepertinya antara tema tulisan dan waktu kejadian sudah tidak relevan lagi, lebih tepatnya sudah dingin tidak hangat lagi , ibarat makanan  mungkin sudah basi ..he..he..,  mungkin lain waktu akan saya muat di sini juga, banyak cerita dan kejadian kejadian akhir akhir ini yang mestinya bisa dibuat sebagai bahan postingan,  terlalu banyak  yang saya lihat dan rasakan sampai-sampai saya sulit menuangkannya dalam rangkaian kata kata yang akan membentuk sebuah kalimat yang enak di baca, intinya buntuuuuu ..sodara..sodara.., yah semoga saja ini semua tidak membuat saya down dalam menulis…

Kembali bicara soal ” rumah ” , kalau kedepannya engine blog ini masih saja seperti ini  , mungkin  akan saya pikirkan untuk mengikuti jejak beberapa teman, supaya lebih bergairah lagi dalam menulis, tapi itu nanti,  karena saat ini saya sedang disibukan dengan rencana kepindahan rumah  saya  ( pindah tempat tinggal maksudnya  ) dari kota Bungas ke kota Idaman, semoga saja  tanpa ada halangan yang berarti, saya mohon do’anya saja ya..  KOTAAAAA IDAMAAAAAN !!!!!!!…………i am…cooooommmiiiiiingggg……….

Ya sudah, seepertinya itu saja dulu,  saya merasa postingan ini sudah mulai ngawur dan tidak berbobot sama sekali… anggap saja ini pengobat rasa kangen kalian…ha…ha..ha..   atau ini adalah cara saya mengetahui apakah Blog saya masih di agregasi  di komunitas  ini atau tidak…….karena sudah terlalu lama tidak diurus, dan mungkin saja para admin komunitas ini ..sudah eneg dengan keanggotan saya lama vakum..

Oya saya juga mau mengucapkan terima kasih buat para  Blogger yang sudah mau singgah dan meninggalkan komennya di Blog saya, dan saya juga mohon maaf karena belum sempat membalas koment koment kalian…sekali lagi mohon maaf dan terima kasih..sodara sodara…

bingung1 ( Gambar hasil nyulik dari : http://fritzinfo.wordpress.com )

WAJAH-WAJAH ITU KINI TAK MENYAPAKU LAGI

” Wah… pagi ini  koq sepertinya lebih segar ya,…”  pikir saya waktu menyusuri jalan jalan di kota Banjarmasin,  suasananya begitu terlihat nyaman, terlihat lebih bersih dan berseri ..sesuai motonya BANJARMASIN BUNGAS…he..he.., apa kira-kira yang yang membuat kota ini terlihat lebih nyaman dibandingkan dengan beberapa minggu yang sudah lewat..? oya , tentu kita tahu hiruk pikuk pesta demokrasi telah merubah suasana kota ini dan kota kota lainnya di Indonesia, selebaran foster-foster,  baliho,  sticker, kalender, sampai baju kaos mau tak mau telah berpengaruh pada suasana kota dan pola pikir masyarakat   …  apa yang sebenarnya telah terjadi…?

Tiap sudut jalan dan tempat tempat strategis  sepertinya tak luput dari atribut partai, tak peduli itu mengganggu atau tidak, tak peduli orang yang melihatnya suka atau tidak, tak peduli orang yang melihatnya  akan merasa heran ataupun tidak, karena gaya dan tulisan mereka dalam gambar itu bermacam-macam ragam , bahkan ada sebagian yang mengundang senyum, tertawaan, bahkan cemoohan, dan sudah barang tentu orang yang  melihatnya akan berpikir seperti apa caleg – caleg itu, dengan begitu masyarakt sendiri yang akan berpikir , menilai dan memilih apa yang sudah dilihatnya.

Ada yang sudah di kenal namun tak bisa memberikan apa apa, bahkan sekedar janji pun sebagian dari mereka tidak sanggup, mungkin meraka, para caleg itu  tau, kalau meraka akan sulit di percaya oleh masyarakat, apalagi sebagian besar dari mereka belum kita kenal sama sekali atau ada yang sudah di kenal namun memiliki latar belakang yang kurang layak untuk menjadi wakil rakyat, namun kepercyaan diri mereka begitu kuat dan semoga amanah.

Namun dua hari ini,  wajah- wajah penuh senyum itu dan berwibawa itu hilang dari pandangan mata saya ,  tak ada lagi sapaan dari wajah-wajah itu, wajah-wajah itu hilang bak di telan bumi,  kira – kira kemanakah wajah-wajah itu..? akankah janji-janji manis yang kita dengar selama ini  juga akan hilang,  seiring hilangnya  wajah-wajah itu…? ataukah wajah-wajah itu akan hilang tuk selamanya setelah hari penentuan,  hilang,  terkubur bersama asa dan hayal si pemilik  wajah,  atau juga wajah-wajah itu akan kembali hadir dalam bentuk yang lain , dalam bentuk  sososk yang penuh dengan keserakahan dan ketamakan dan sok kuasa yang berbanding terbalik dengan apa yang sudah di janjikannya, entahlah , namun yang jelas hilangnya wajah-wajah itu ternyata yang membuat wajah kotaku kembali berseri..

caleg

Semoga tak demikian, ya semoga tak demikian, yang kita harapkan adalah sebaliknya, wajah-wajah itu akan kembali muncul dengan sosok yang penuh kharisma, penuh perhatian, simpatik dan yang paling utama adalah amanah, ya amanah , karena amanah merupakan sesutau yang wajib di lakukakan apalagi menyangkut hajat hidup orang banyak, dengan begitu segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri ini akan berjalan dengan baik, perekonomian dan pendidikan akan berjalan sebagaimana mestinya..

Sekarang sedang masa tenang, ketenangan bagi masyarakat kota ini yang sempat terganggu oleh hiruk pikuk dan lalu lalangnya kendaraan peserta kampanye yang seolah-olah jalan ini hanya milik mereka, syukur hal-hal seperti itu sudah tidak ada lagi mulai kemarin. Saya juga sangat heran dan berpikir batapa banyaknya ” pengangguran ” yang tumplek blek jadi satu di suatu area kampanye, sementara yang lain bekerja eh ribuan orang lainnya asyik kampanye, padehal ribuan orang ini sebagian termasuk dalam usia produktif , heeeeemmm… ya itulah Indonesia he..he…

Sementara yang lain tenang,  namun lain halnya dengan si pemilik wajah-wajah itu , saat  ini  sama sekali bukanlah  saat  yang tenang bagi mereka, tapi sebaliknya adalah masa tegang, ya ketegangan mereka dalam saat – saat penantian,  apakah akan terpilih atau tidak….? semoga saja baik yang terpilih dan yang tidak terpilih dapat lebih bijaksana dalam menyikapinya..dan kampanye damai pemilu..akan teraplikasi  dengan baik. Siapapun anda, dan dari manapun anda, dipundak anda kami berharap, walaupun cuma  berharap…

Namun ada satu baliho wajah  seseorang yang tertinggal walaupun sudah jatuh tempo, belum juga di turunkan dari tempatnya.

wooi…woooiiiiiiii…turunnn………….turuuuuuun………………….

amed